Membuat Router di PC Menggunakan Linux Mint 12 'Lisa'

Apa siih sebenarnya router itu? Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jarigan atau internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai istilah routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti internet protokol) dari stack protokol 7 lapis layer OSI.
Spesifikasi minimum untuk membuat sebuah router PC adalah sebagai berikut :
  • Siapkan 2 buah PC / laptop. Satu sebagai PC server dan satunya lagi sebagai PC client.
  • Siapkan sebuah kabel LAN untuk koneksi peer-to-peer antar kedua komputer.
  • Komputer server harus di install iptables.
Sebelumnya akan saya jelaskan dulu kronologinya.
PC Server mempunyai IP 192.168.4.1 → kelas C.
Lalu PC Server membuat sebuah IP alias baru IP 170.2.3.1 → kelas B.
Sedangkan PC Client mempunyai IP 192.168.4.2 → kelas C.
Tahap pertama PC client berusaha ping ke PC server (192.168.4.1), kebanyakan tahap tersebut sukses, karena kelasnya sama. Lalu PC client berusaha ping lagi ke alias PC Server (170.2.3.1), nah karena kelas sudah berbeda maka hal tersebut sering terjadi error. Masalah tersebut yang akan di eksekusi pada pertemuan kali ini, yaitu dengan membuat router.
Langkah pertama adalah cek apakah iptables sudah terpasang pada PC server :
Jika sudah terinstall, maka tidak perlu untuk menginstallnya kembali. Jika belum terinstall maka bisa diketikkan perintah
sudo apt-get install iptables
Langkah selanjutnya adalah cek alamat IP address pada PC server. Ketikkan perintah di terminal
ifconfig
Pada komputer saya kebetulan sudah disetting IP addressnya 192.168.4.1. Jika belum disetting maka kita bisa setting manual, caranya adalah sebagai berikut. Buka menu Network Connections, lalu pada tab wired bisa dipilih Add untuk buat koneksi wired baru. Lalu pada tab IPv4 setting buat IP addressnya sesuai dengan keinginan. Namun contoh disini menggunakan 192.168.4.1.
Jika sudah disetting kita bisa lanjut untuk membuat alias IP di PC server.
Nah disini setelah kita buat alias, cek lagi ifconfig maka akan terdapat eth0:1. Yaitu alias yang baru saja dibuat.
Setelah itu kita setting interfaces, cara adalah sebagai berikut. Ketikkan
sudo gedit /etc/network/interfaces
Lalu isikan seperti ini :
Setelah semua beres, kita lanjut ke tahap selanjutnya yaitu konfigurasi NAT dengan IP tables.
Ketikkan perintah berikut, namun sebelumnya harus login dulu sebagai root.
 
sudo iptables –F
sudo iptables -t nat –F
sudo iptables –X
sudo iptables -t nat –X
sudo iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -j MASQUERADE
sudo iptables -A FORWARD -i eth0 -j ACCEPT
echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
sudo iptables-save
Lalu kita akan cek apakah kita sudah tersambung ke PC client. Sebelumnya setting IP di PC client dengan 192.168.4.2. Oke, kita ping melalui terminal dengan perintah ping 192.168.4.2. Ternyata dijawab, berarti server sudah terhubung client.
Lalu kita cek pada PC client. Pertama kita ping dulu ke 192.168.4.1 (IP server).  Ternyata dijawab oleh client, berarti berhasil. 
Lalu kita ping pada alias yang kita buat di server (170.2.3.1), dan ternyata dijawab lagi. Berarti router yang kita buat sepenuhnya berhasil.
Oh iya sebelum kita ping alias kita harus buat sedikit konfigurasi di PC client. Caranya adalah sebagai berikut , buka terminal lalu ketikkan
sudo gedit /etc/network/interfaces
Isi dengan isian sebagai berikut :
Kita coba buat alias sekali lagi, lalu kita ping alias baru tersebut dari client. Apakah berhasil?? coba saja dulu.. hehe
Disini kelihatan kalo sekarang ada eth0, eth0:1, dan eth0:2. Alias yang baru adalah eth0:2 dengan IP address 10.5.4.3 (kelas A). Sekarang kembali lagi ke PC client dan berusaha ping alias yang baru.
Dan ternyata dijawab lagi. Berari kita sudah berhasil membuat router PC dengan menggunakan Linux Mint Lisa.
Oke, cukup sekian tutorial membuat router pada PC menggunakan Linux Mint Lisa. Semoga dapat bermanfaat. Amiin. 

Format Junkie; Aplikasi untuk melakukan konversi file multimedia

  
Format Junkie adalah sebuah aplikasi unik yang dapat digunakan untuk melakukan konversi file multimedia (gambar/foto, audio maupun video), dan bahkan dapat digunakan untuk melakukan konversi file program menjadi file iso, serta mengkonversi file iso menjadi file disc image lainnya (dalam hal ini CSO disc image). 
Aplikasi ini juga memberikan pilihan sangat beragam bagi pengguna dalam melakukan konversi file multimedia (ada beragam jenis ekstensi file yang dapat dilakukan konversi dari maupun ke, semua merupakan format ekstensi file yang sudah sangat akrab bagi penikmat multimedia).
Tampilan Format Junkie
Lebih jelasnya, berikut fitur konversi yang dapat dilakukan dengan aplikasi ini:
  • Audio: melakukan konversi antar file audio dengan format: mp3, mp2, wav, ogg, wma, flac, m4r, m4a dan aac
  • Video: melakukan konversi antar file video dengan format: avi, ogv, vob, mp4, vob, flv, 3gp, mpg, mkv, wmv
  • Image: melakukan konversi antar file gambar (image) dengan format: jpg, png, ico, bmp, svg, tif, pcx, pdf, tga, pnm
  • Iso|Cso: Membuat .iso dari file-file (program) yang telah kita pilih, mengkonversi file .iso ke .cso, demikian juga sebaliknya.
  • Advanced: melampirkan (encode) subtitles (terjemah) ke sebuah file .avi.
Untuk menginstall FormatJunkie di Ubuntu/Linux Mint (instalasi online):
1. Buka Terminal (tekanCtrl+Alt+T)
2. Ketik atau copy paste command line berikut ini ke Terminal:
     sudo add-apt-repository ppa:format-junkie-team/release
     sudo apt-get update
     sudo apt-get install formatjunkie
Demikian cara melakukan instalasi Format Junkie. Mudah kan, semoga bermanfaat.

Mengaktifkan Shortcut Keyboard untuk Copy-Paste di Terminal

Bagi temen-temen yang merasa agak ribet untuk copy - paste di terminal karena harus blok lalu klik kanan copy / paste. Temen-temen bisa mengaktifkan fitur Ctrl + C (untuk copy) dan Ctrl + V (untuk paste) di terminal. Caranya seperti ini , ketik di terminal:
Perintah Ctrl + C (copy) :
gconftool-2 -s /apps/gnome-terminal/keybindings/copy -t str '<ctrl>c'
Perintah Ctrl + V (paste) :
gconftool-2 --type string --set /apps/gnome-terminal/keybindings/paste '<ctrl>v'
Untuk menghentikan peritnah yang sedang berjalan di terminal, Anda dapat menekan Shift + Ctrl + C seperti yang biasa Anda lakukan dengan perintah Ctrl + C. 
 
Semoga bermanfaat...

Menginstall KBBI di Linux Mint

Setelah postingan saya yang sebelumnya tentang aplikasi kamus yang bernama gkamus. Kali ini ada satu lagi kamus berbahasa Indonesia, namanya Stardict KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Sebenarnya installasi Stardict ini karena terinspirasi dari Blankon Pattimura yang sudah include di dalamnya.
Oke langsung saja, untuk installasinya di Linux Mint 12 caranya sebagai berikut :
sudo add-apt-repository ppa:tldm217/tahutek.net
 
Setelah add repository Anda harus mengganti nama rilis Oneiric menjadi Natty. Buka Software Sources > Other Software > Cari PPA dari tahutek > Klik Edit > Ganti Oneiric menjadi Natty.
sudo apt-get update
sudo apt-get install stardict-kbbi

Dan kamus bahasa Indonesia siap kita gunakan, semoga bermanfaat. Copas dari : Menginstall Stardict KBBI di Linux Mint

Keterangan:

Untuk Linux Mint di atas 12 caranya sama, yaitu dengan mengganti versi Ubuntu yang digunakan dengan Natty (ingat Linux Mint merupakan versi turunan dari Ubuntu Oneiric)

Install GKamus di Linux Mint

Tutorial kali ini mengenai bagaimana menginstall GKamus. Gkamus adalah aplikasi penerjemah (kamus) bahasa Indonesia ke bahasa Inggris maupun sebaliknya. GKamus ditulis oleh orang Indonesia sendiri menggunakan bahasa C. Yang mau download silahkan klik disini. Kemudian silahkan lakukan offline install dengan mengetikkan command line di Terminal:
sudo dpkg -i gkamus_0.3-1_i386.deb
Untuk yang mau install lewat PPA ini tutorialnya (saya menggunakan Linux Mint 12) :
 
sudo add-apt-repository ppa:tldm217/tahutek.net
 
Setelah add repository Anda harus mengganti nama rilis Oneiric menjadi Karmic. Buka Software Sources > Other Software > Cari PPA dari tahutek > Klik Edit > Ganti Oneiric menjadi Karmic.
sudo apt-get update
sudo apt-get install gkamus
Selamat sebuah kamus Indonesia - Inggris mini telah terinstall di Linux Anda. Semoga cukup membantu..  :D
Sumber : Menginstall GKamus di Linux Mint 12 Keterangan: Untuk Linux Mint di atas 12 caranya sama, yaitu dengan mengganti versi Ubuntu yang digunakan dengan Karmic (ingat Linux Mint merupakan versi turunan dari Ubuntu Oneiric)  

Xdman, Download Manager serupa Idman

Beberapa waktu lalu admin membuat posting tentang download manager di Linux yang memiliki fungsi dengan IDman di Windows, yakni Prozilla dan Flareget. Beberapa hari lalu, ketika melakukan googling, admin menemukan satu lagi download manager yang mirip dengan IDman, baik dalam tampilan maupun dalam kecepatan download, yang dapat digunakan di Linux, yang dikenal dengan nama Xtreme Download Manager (Xdman). Berbeda dengan Prozilla dan Flareget, Xdman sebenarnya bukanlah merupakan download manager yang hanya diperuntukkan Linux, namun multisystem (bisa juga digunakan untuk Windows dan Mac).
Tampilan Xdman

Cara Instalasi Xdman di Linux Mint: 1. Silahkan download Xdman (berbentuk .zip) 2. Ekstrak file kompresi Xdman (di Linux Mint cukup dengan klik dua kali kemudian pilih ekstrak)

3. Buka direktori Xdman di Terminal (cukup dengan klik kanan pada direktori kemudian pilih Open in Terminal)

4. Ketik command line:      chmod +x xdman.sh 5. Silhkan buka xdman dengan mengetik command line:      sh xdman.sh 6. Xdman siap digunakan. Keterangan:

Untuk selanjutnya, kita dapat membuka Xdman dengan cara masuk ke direktori xdman kemudian double click di xdman.sh kemudian pilih run)

Cara integrasi Xdman dengan browser: 1. Buka Xdman  2. Integrasi Xdman dengan Firefox:    a. Buka Firefox    b. Klik Tools pada tag text di Xdman dan pilih Browser Integration

  c. Drag icon xdman ke Bookmaks Toolbar kemudian klik hasil drag.   d. Klik install ketika muncul menu untuk mengintegrasikan xdman di Firefox

  e. Restrast Firefox dan silahkan klik kanan pada halaman, akan muncul menu baru Download with XDM

2. Integrasi dengan Google Chrome (Chromium)/Browser lain    a. Buka Google Chrome (Chromium)    b. Klik Tools pada tag text di Xdman dan pilih Browser Integration    c. Pilih Monitor All Browsers

   d. Pilih Manual Configuration, kemudian ikuti petunjuk yang terdapat di dalamnya Keterangan:

1. Untuk dapat menggunakan Xdman terlebih dahulu kita harus mengaktifkannya (dengan membukanya) sebelum digunakan untuk melakukan download
2. Sebenarnya Xdman membutuhkan aplikasi Java, namun untuk pengguna Linux Mint tidak perlu melakukan instalasi Java karena sudah terinstal secara otomatis ketika melakukan instalasi Linux Mint (Linux Mint 12 ke atas)
Selamat mencoba, semoga bermanfaat